1 Poin, Enam Jahitan dan Gegar Otak Ringan Di Laga Borneo FC

94 views

Borneo FC membawa beberapa cerita usai laga pertama mereka di Liga 1 melawan PS TNi, di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (17/4) lalu. Tak cuma soal poin, tetetapi juga ada beberapa hal yang layak jadi catatan dari laga ini.

lakukan tindakan Selayak tim tamu, Borneo FC sesungguhnya punya peluang besar untuk menggapai tiga poin. Masalahnya, Club berjuluk Pesut Etam ini sempat 2 x 1 memimpin jalannya laga. akan tetapi, Borneo FC harus puas skor 2-2.

cuma saja, bukan cuma berhasil menggapai satu poin Borneo FC yang menjadi pembhsn dari laga ini. tetapi cedera yang menimpa dua pemain pilar Borneo FC yang bisa dikaterogikan cukup parah.

Dua pemain Borneo FC yang alami cedera yakni Helder Lobato dan Wahyudi Hamisi. Nama pertama memperoleh enam jahitan disebabkan luka di pelipis matanya. tatkala itu, Wahyudi sempat alami lupa ingatan. Sang pemain muda alami gegar otak ringan.

“Luka di bagian pelapis Helder (Lobato) terbuka lebar dan harus di jahit, untuk menutup lukanya itu diperlukan 6 jahitan. akan tetapi Wahyudi Hamisi tadi diduga sempat alami geger otak ringan, dia juga tadi sempat nggak ingat apa-apa, tapi alhamdulillah perlahan mulai menjadi baik,” kata fisioterapis Borneo FC Luthfi Nanda Amary.

Kepala Negara Borneo FC, Nabil Husein pun murka kejadian ini. ia menilai wasit yang memimpin laga tidak menggerakkan tugasnya bagus. Nabil pun sudah mempunyai sesuatu ide untuk untuk bikin maju protes atas kemampuan kerja wasit pada kompetisi ini.

“Kami menyanyangkan cara wasit memimpin kompetisi, beberapa kali dia bikin ketetapan keliru sehingga pemain yang selanjutnya jadi korban. Kami tidak tinggal diam, kami akan laporkan langsung kejadian ini,” kata Nabil di laman resmi Club.

logo