Adam Johnson Dipenjara Karena Seksual Anak-Anak

168 views

Adam Johnson Dipenjara Karena Seksual Anak-Anak

Adam Johnson Dipenjara Karena Seksual Anak-AnakPemain Premier League yang dijebloskan ke Bui disebabkan satu Perkara seksual anak-anak, Adam Johnson, dikhawatirkan akan melakukan tindakan bunuh diri. ia kini diawasi 24 jam dan akan dicek setiap 15 menit sekali oleh petugas Bui.

Ex pemain Sunderland Adam Johnson kini diperlakukan Selayak sesuatu Perkara bunuh diri potensial sesudah ia diBui dalam sesuatu Perkara kejahatan seks anak-anak. ia diletakkan dalam sesuatu sel spesial yang menyetop dia menyakiti diri, langsung sesudah kesehatannya dan situasi mentalnya dinilai oleh dokter.

ini bermakna para petugas penjaga akan lakukan test eks pemain Sunderland dan pemain timnas inggris itu setiap 15 menit dalam seminggu awalannya di Bui Armley, Leeds. Kain seprai di tempat tidurnya tidak bisa dirobek untuk menyetop pembuatan tali gantungan dan sipir harus membuat catatan kata-kata dan perilaku yang tidak biasa.

Dikhawatirkan Adam Johnson juga akan menjadi sasaran tindakan balasan dendam selama enam tahun Bui untuk kegiatan seksualnya seorang fans gadis remaja mempunyai usia 15 tahun. ia mungkin akan dipaksa untuk memakai sebagian kekayaannya untuk membeli perlindungan dari sebanyak napi sangar di dalam Bui.

Seorang sumber menyebutkan: “Dia akan diawasi selama beberapa malam. Bos Bui tak akan melakukan pengambilan risiko apa pun dari kebolehjadian dia melukai dirinya sendiri, dan ia dapat juga menjadi sasaran napi lain.”

Adam Johnson, 28 tahun, akan langsung dipindahkan dari Bui sempit Armley ke Frankland, sesuatu Bui tingkat penjagaan maksimum. Bui itu menjadi tempat para napi hukuman jangka panjang.

Seorang napi ex Frankland Jermaine James menyebutkan: “Selayak pelaku seks, Johnson akan memperoleh banyak perselisihan di dalam Bui dan ia mungkin harus membayar penjahat lain untuk menjaganya.”

Pelaku pembunuhan ganda ian Huntley, 42 tahun, digorok di dalam Bui Frankland pada tahun 2010.

logo

Tags: #Sunderland