PSSI Mendapatkan Dana Bantuan AFC Sebesar Rp 3 Miliar

138 views

Jakarta PSSi memperoleh Pertolongan uang tunai sebesar USD 250 ribu, atau sekitar Rp 3,3 miliar dari AFC setiap tahunnya. Ketua Umum PSSi, Edy Rahmayadi, mengucap dgn tegas bahwa prioritas pemakaian dana tersebut akan disalurkan untuk Timnas indonesia serta juga pembangunan infrasusunan lapangan sepakbola di indonesia.

Sekjen AFC, Dato Windsor Jhon, mengucap dgn tegas AFC memberikan sebanyak Pertolongan tunai pada PSSi untuk beberapa hal terkait perkembangan sepakbola indonesia. Uang tunai sebesar USD 250 ribu atau Rp 3,3 miliar disalurkan pada PSSi setiap tahunnya untuk seluruh pembiayaan Operational PSSi.

tatkala itu, AFC memberikan USD 300 ribu, atau nyaris Rp 4 miliar, pada indonesia untuk pembangunan lapangan kecil untuk grassroot, tapi penyaluran dananya tidak melewati PSSi. Lalu akan ada Pertolongan USD 50 ribu, atau Rp 666 juta, untuk keperluan membeli peralatan yang diperlukan dalam pengembangan sepakbola indonesia.

“Dana tunai USD 250 ribu per tahun akan kami berikan pada PSSi dan itu bisa dipakai untuk keperluan membayar staf, melakukan kursus, atau apa pun yang menjadi pengeluaran PSSi. Dana USD 250 ribu itu harus diaudit, harus masuk dalam satu account terpisah milik PSSi yang dipakai spesial untuk terima dana dari AFC dan FiFA.

“Nanti dana tersebut harus diaudit dan hasilnya harus diserahkan ke AFC. Jika AFC tidak terima hasil audit, tahun selanjutnyanya PSSi tak akan terima Pertolongan lagi,” tutur Sekjen AFC, Dato Windsor Jhon, di kantor PSSi, Selasa (7/2/2017).

“tatkala dana sebesar USD 300 ribu akan dipakai untuk keperluan mini pitch. Dananya akan disalurkan pada instansi yang mengurus lapangan tersebut. AFC tak akan memberikan dana tersebut melewati PSSi.”

“tatkala yang ke-3 ada USD 50 ribu untuk PSSi yang bisa dipakai untuk keperluan membeli peralatan untuk sepakbola di indonesia. Contohnya, Timnas indonesia ingin membeli peralatan medis, PSSi bisa memakai dana ini untuk membeli peralatan tersebut. Apa saja sesungguhnya, terhitung bola, jersey,” lanjut Dato Windsor Jhon.

Ketua Umum PSSi, Edy Rahmayadi, pun mengucap dgn tegas bahwa pemakaian dana tersebut, terlebih Pertolongan tahunan sebesar USD 250 ribu, akan diprioritaskan untuk Timnas indonesia, di mana pada 2017 akan ada pembuatan tiga kategori usia dalam Tim Merah-Putih.

disamping itu, prioritas Edy Rahmayadi ialah membangun lapangan sepakbola milik PSSi untuk keperluan Timnas indonesia.

“USD 250 ribu itu bermakna ada sekitar Rp 3 miliar. AFC menolong kami. Prioritasnya pun harus kami siapkan, yang pertama tentu untuk pembuatan Timnas indonesia. Pada 2017 ini akan ada tiga strata usia pada Timnas indonesia yang akan berkompetisi di Piala AFF U-16, Piala AFF U-19 dan yang termutlak ialah SEA Games 2017 di Kuala Lumpur,” tutur Edy Rahmayadi.

disamping itu, kami juga akan memakai dana untuk Siapkan lapangan sepakbola. PSSi belum mempunyai lapangan sepakbola yang layak, maka dana itu akan kita gunakan untuk infrasusunan,” timpalnya lagi.

Sekjen AFC, Windsor Jhon, datang 7 Direktur AFC untuk mengulas menimpa kerja sama yang bisa dibangun PSSi terkait perkembangan sepakbola di Asia. Windsor Jhon dkk. berada di indonesia sejak Senin (6/2/2017) dan sepakat untuk memprioritaskan indonesia dalam kegiatan AFC.

logo