Raja Arab Saudi Ingin Bangun Sepakbola Berbasis Privatisasi

58 views

Putra Mahkota Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, Mohammad bin Salman Al Saud mempunyai kemauan besar Untuk dapat membangun sepakbola mereka cocok atau sepadan sepakbola Eropa dan negara Asia lain yang lebih maju.

Lewat gelontoran dana besar yang disuntik oleh satu instansi investor paling besar di Arab Saudi, Saudi Arabia’s Jadwa investment, 5 Club ahli yang bermain di Liga Arab mendapat dana lewat proyek privatisasi.

layaknya diambil reuters.com, sejak November tahun lalu pemerintah lewat putra mahkota, Salman bin Abdulaziz Al Saud memberi kepastian setuju atau sepakat rancangan Club yang kepemilikan swasta menjadi perusahaan negara.

Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan Arab Saudi yang Mempunyai Tugas mengawasi reformasi diarahkan untuk melesatkan dana pinjaman pada Club sepakbola kepemilikan swasta.

“ini punya tujuan juga untuk memproduksi 40 ribu lapangan kerja baru,” kata salah satu anggota Dewan Urusan Ekonomi dan Pembangunan Arab Saudi.

disamping itu, PeriPerihal ini juga untuk menjaga potensi pemain dalam negeri mereka. Masalahnya dari 14 Club yang kini bermain di Liga Arab Saudi sebagian besar mempunyai pemain asing yang memberi ancaman eksistensi potensi pemain lokal, Walau sesungguhnya aturan kuota juga telah diberlakukan.

Program privitisasi Club lokal yang dimiliki swasta berbasickan sudut pandang Dewan Ekonomi dan Pembangunan Arab Saudi juga untuk membongkar para investor lokal mengucurkan dana besar ke Club Liga Arab Saudi.

Sekedar info, Liga Arab Saudi telah berpindah tempat sejak 1976. Baru pada 1981, federasi sepakbola Arab Saudi menggulirkan divisi dua serta memberlakukan sistem degradasi. Al Hilal menjadi Club paling kuat mengoleksi gelar juara sebanyak 13 kali.

disamping menggulirkan Liga Arab Saudi, federasi sepakbola Arab Saudi juga mengadakan King Cup, Saudi Super Cup, dan Crown Prince Cup. Dana besar sudah menanti Club-Club yang menggapai gelar di Arab Saudi, untuk juara Liga Arab Saudi, federasi Arab Saudi menggelontorkan dana sebesar 3,8 juta Saudi Riyal. Untuk urusan penyiaran liga, Liga Arab Saudi bekerja juga salah satu televisi satelit ternama di kawasan Timur Tengah, Middle East Broadcasting Center.

Untuk level Tim Nasional, Arab Saudi mempunyai rekam jejak yang cukup bagus di kawasan Timur Tengah, spesialnya Asia. Lakoni debut awalannya di Piala Dunia 1994, Timnas Arab Saudi senantiasa menjadi wakil Asia hingga di perhelatan Piala Dunia 2006 yang dilangsungkan di Jerman. Walau memang mereka senantiasa terhenti di fase kelompok. akan tetapi untuk urusan gelar, Arab Saudi ialah pengoleksi gelar paling banyak ke-2 di Piala AFC, mereka sudah mengoleksi tiga gelar, kurang satu gelar dari Jepang Selayak pengoleksi gelar paling banyak.

logo